June 30, 2022
Badminton

Malaysia Berpeluang Bawa Pulang 2 Gelar di All England 2022

Badminton - Malaysia Berpeluang Bawa Pulang 2 Gelar Di All England 2022 - Soundcov.com Portal Berita Olahraga Online

Berita Badminton : Terima kasih atas jerih payah Lee Zii Jia di edisi lalu, Malaysia telah mengakhiri penantian gelar selama empat tahun di All England.

Jadi, dapatkah pemain peringkat 7 dunia itu mempertahankan gelar tunggal putra kali ini, dan jika tidak, apakah rekan senegaranya akan meraih kesempatan untuk terus memenangkan gelar bagi Malaysia?

Tapi ini hanya angan-angan karena bulu tangkis Malaysia belum memiliki kedalaman. Terakhir kali negara itu memenangkan lebih dari satu gelar di All England adalah pada tahun 1966 ketika Tan Aik Huang dan Ng Boon Bee/Tan Yee Khan menang di tunggal putra dan ganda putra.

Bahkan membuatnya menjadi dua tahun yang gemilang secara berturut-turut akan terlalu sulit untuk diminta karena terakhir kali Malaysia menghasilkan pemenang dalam edisi berturut-turut adalah melalui Lee Chong Wei setelah ia mempertahankan gelarnya pada tahun 2011.

Jika akan ada setidaknya satu pemain atau pasangan Malaysia yang dinobatkan pada hari Minggu, aman untuk mengatakan bahwa itu akan datang dari tunggal putra atau ganda putra.

Sementara Zii Jia terlihat memiliki silsilah untuk bersaing memperebutkan gelar tunggal putra, Malaysia juga memiliki peluang bagus di ganda putra dengan representasi yang layak dari lima pasangan, dan dua di antaranya diunggulkan.

Pasangan peringkat 7 dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan peringkat ke-11 dunia Ong Yew Sin/Teo Ee Yi masing-masing menjadi unggulan keempat dan kedelapan.

Kepercayaan diri juga meningkat di kubu ganda putra setelah pasangan peringkat 17 dunia Goh Sze Fei/Nur Izzuddin merebut gelar World Tour perdana mereka di German Open pada Minggu.

Setelah melihat Sze Fei-Izzuddin akhirnya tampil bagus di tahun ketujuh kemitraan mereka, Aaron/Wooi Yik juga akan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama.

Aaron/Wooi Yik, yang mulai bekerja sama pada tahun 2017, telah dibuat frustrasi dengan beberapa kesalahan pada gelar perdananya di Open, terutama final All England pada tahun 2019 di mana mereka dikalahkan oleh Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dari Indonesia.

Aaron/Wooi Yik telah berjuang untuk meniru bentuk yang membantu mereka memenangkan perunggu di Olimpiade Tokyo tahun lalu.

Namun jika mereka mampu bermain dengan baik, tidak ada alasan mengapa mereka tidak bisa menantang pasangan unggulan tiga besar yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Ahsan-Hendra dari Indonesia serta juara bertahan dunia Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang untuk mahkota.

Kombinasi Yew Sin-Ee Yi yang terus meningkat tentu dapat diandalkan juga, dilihat dari hasil yang konsisten.

Mereka bernasib tidak lebih buruk dari perempat final di semua enam turnamen terakhir mereka, dengan puncaknya adalah memenangkan perunggu di Kejuaraan Dunia di Huelva pada bulan Desember.

Fans Malaysia telah mendambakan untuk melihat juara ganda putra berikutnya sejak Koo Kien Keat/Tan Boon Heong terakhir kali memenangkannya pada 2007.

Malaysia tidak mungkin melihat medali di dua sektor lainnya.

Pasangan No. 15 Dunia Pearly Tan-M. Thinaah adalah satu-satunya wakil negara tersebut dalam kontes ganda putri yang diperebutkan secara ketat di mana pasangan Cina, Jepang, Korea Selatan dan Indonesia berada di kelas mereka sendiri.

Pasangan peringkat 10 dunia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing akan memimpin duel lima pasangan di ganda campuran yang terdiri dari Goh Soon/Huat/Shevon Lai, semifinalis 2018, Hoo Pang Ron/Cheah Yee See, Chen Tang Jie-Peck Yen Wei dan Yew Sin-Goh Liu Ying. Tapi tak satu pun dari mereka diharapkan untuk memasang tantangan yang kuat di All England kali ini.

Artikel Tag: Malaysia, all england 2022, lee zii j

Published by at https://www.ligaolahraga.com/badminton/malaysia-berpeluang-bawa-pulang-2-gelar-di-all-england-2022


Leave a Reply

Your email address will not be published.

X