June 29, 2022
Tenis

Usai Torehkan Sejarah, Iga Swiatek Putuskan Mundur Dari Charleston Open

Tenis - Usai Torehkan Sejarah, Iga Swiatek Putuskan Mundur Dari Charleston Open - Soundcov.com Portal Berita Olahraga Online

Berita Tenis: Iga Swiatek telah melalui perjalanan penuh mimpi sejauh ini pada musim 2022 setelah memenangkan tiga gelar turnamen WTA level 1000 secara beruntun.

Petenis berusia 20 tahun memenangkan gelar pertama pada musim ini di Qatar Open, Doha (mengalahkan Anett Kontaveit). Setelah itu ia memenangkan gelar di Indian Wells (mengalahkan Maria Sakkari). Tidak sampai di sana, ia lalu menundukkan petenis berkebangsaan Jepang, Naomi Osaka dengan dua set langsung di final Miami Open yang menjadi gelar turnamen WTA level 1000 keempat dalam kariernya.

Selain mencatatkan 17 kemenangan secara beruntun, petenis berkebangsaan Polandia juga menorehkan sejarah lain. Dengan memenangkan gelar di Indian Wells dan Miami pada musim yang sama, ia menjadi petenis putri keempat yang menorehkan Sunshine Double. Dalam prosesnya, ia juga menjadi petenis putri pertama yang memenangkan tiga gelar turnamen WTA level 1000 pertama dalam satu musim.

Akan tetapi, setelah kemenangan di Miami Open, juara French Open musim 2020 membagikan kabar kurang menyenangkan. Setelah tampil menggebrak di musim hard-court AS, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari Charleston Open. Keputusan tersebut diambil setelah cedera lengan yang ia alami dan diambil tidak lama setelah ia memenangkan gelar Miami Open.

Setelah perjalanan spektakuler di turnamen hard-court musim ini, Swiatek dijadwalkan akan mengawali musim clay-court di turnamen WTA level 500, Charleston Open. Tetapi cedera lengan memaksanya harus mengundurkan diri dari turnamen tersebut. Berdasarkan keputusan tersebut, pihak penyelenggara Charleston Open merilis pengumuman pengunduran diri sang petenis.

Terkait pengunduran diri tersebut, Swiatek menyatakan, Saya merasa sangat menyesal harus mengundurkan diri dari Charleston, tetapi tiga turnamen secara maraton di mana saya melakoni finalnya, saya mengalami cedera lengan, sehingga saya harus beristirahat.

Saya berharap mengawali musim clay-court kali ini di Charleston, tetapi sayangnya, saya harus menunggu untuk bisa bermain di turnamen mengagumkan itu. Jadi, mudah-mudahan saya bertemu anda di sana pada masa yang akan datang.

Petenis berkebangsaan Polandia memiliki rekor menakjubkan di atas clay-court dan menikmati bermain di atasnya. Ia mencuri perhatian dunia tenis ketika mengalahkan Sofia Kenin untuk memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open musim 2020 pada usia menginjak 19 tahun. Bahkan, ia tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanan memenangkan gelar tersebut. Ia juga memenangkan gelar turnamen Masters 1000 yang digelar di atas clay-court pada musim 2021 di Roma. Tetapi ia tidak mampu mempertahankan gelar French Open pada musim 2021 setelah kalah dari Maria Sakkari di perempatfinal.

Setelah kemenangan tiga gelar turnamen Masters 1000, Swiatek seharusnya penuh percaya diri dan pastinya akan menjadi salah satu kompetitior untuk memenangkan French Open musim ini.

Artikel Tag: Tenis, Charleston Open, miami open, Iga Swiatek

Published by at https://www.ligaolahraga.com/tenis/usai-torehkan-sejarah-iga-swiatek-putuskan-mundur-dari-turnamen-ini


Leave a Reply

Your email address will not be published.

X